Dalamproses pengamatan digunakan beberapa alat dan bahan sebagai berikut : - Alat uji daya hantar listrik larutan elektrolit berupa: - Baterai. - Kabel listrik. - Bola lampu kecil. - 6 macam larutan yakni : Larutan cuka, garam, gula, alkohol 70%, air aki, sabun, sumur, dan ledeng.
terampilmenyajikan hasil analisis beradasarkan data percobaan terkait penurunan tekanan uap, kenaikan titik didih, penurunan titik beku dan tekanan osmosis; 4. terampil mengolah dan menganalisis data percobaan untuk membandingkan sifat koligatif larutan elektrolit dengan sifat koligatif larutan nonelektrolit yang konsentrasinya sama.
Hasiluji daya hantar listrik terhadap larutan A dan B diperoleh hasil sebagai berikut. Pada larutan A, lampu menyala dan terbentuk gelembung-gelembung gas, pada larutan B lampu tidak menyala dan terbentuk gelembung-gelembung gas. Berikut adalah data titik beku (Tf) berbagai larutan elektrolit dan non-elektrolit. Berdasarkan data tersebut
Perhatikandata percobaan berikut: (UN 2010) Larutan I II III IV V pH awal 4 5 7 8 10 Ditambah sedikit asam 2,5 3,9 4,5 7,8 5,0 Ditambah sedikit basa 6,6 6,1 10 8,1 12 Ditambah sedikit air 5,2 5,9 6,5 7,6 8,5 Dari data tersebut, yang termasuk larutan penyangga adalah a. I c. IV e. III b. II d. V 11. Perhatikan data uji pH beberapa larutan!
10Dari hasil percobaan yang dilakukan Ilham dan kelompoknya diperoleh data sebagai berikut Larutan sampel Lakmus merah Lakmus biru 1 Merah Merah 2 Biru Biru 3 Merah Merah 4 Biru Biru 5 Merah biru Berdasarkan data percobaan tersebut, manakah larutan sampel yang bersifat asam . A. Larutan 1 dan 2 B. Larutan 1 dan 3
Merupakanlarutan elektrolit lemah karena ditandai dengan lampu padam atau redup dan sedikit gelembung gas. Larutan (4) dan (5) merupakan larutan elektrolit kuatkarena ditandai dengan lampu menyala dan adanya banyak gelembung gas pada saat uji elektrolit. 13. Berikut data hasil percobaan daya hantar listrik beberapa air limbah.
Didalam suatu larutan terdapat ion-ion Mg2+, Pb2+, dan Ni2+dengan konsentrasi masing-masing 0,1 M. Kedalam larutan ini ditambahkan NaOH padat, sehingga pH larutan menjadi 8. Jika diketahui Ksp Mg (OH)2 = 1,8 x 10-11 Pb (OH)2 = 1,2 x 10-12 Ni (OH)2 = 2,0 x 10-15 Maka hidroksida yang larut adalah.
4pages. 371896190-JURNAL-KIMIA.docx. Stanford High School
1 Asam - asam kuat. 2. Basa - basa kuat. 3. Garam - garam yang mudah larut. Ciri - ciri daya hantar listrik larutan elektrolit kuat yaitu lampu pijar akan menyala terang dan timbul gelembung - gelembung di sekitar elektrode. Larutan elektrolit kuat terbentuk dari terlarutnya senyawa elektrolit kuat dalam pelarut air.
Persamaanreaksinya adalah sebagai berikut. C₁₂H₂₂O₁₁ → C₁₂H₂₂O₁₁. Selanjutnya, untuk menguji apakah suatu larutan bersifat elektrolit atau nonelektrolit, dapat dilakukan percobaan dengan menggunakan electrolyte tester. Alat uji ini akan memberikan hasil sebagai berikut.
8uQS1Nx. Larutan elektrolit merupakan larutan yang dapat menghantarkan listrik, di antara ciri-ciri larutan elektrolit pada percobaan dengan menggunakan lampu adalah dapat menyalakan lampu dan menghasilkan gelembung gas pada sekitar elektroda. Sedangkan larutan non-elektrolit merupakan larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik, sehingga tidak dapat menyalakan lampu dan tidak menghasilkan gelembung gas di sekitar elektrode. Larutan dalam tabel di atas yang merupakan larutan elektrolit adalah Larutan A, B, D dan E. Larutan dalam tabel di atas yang merupakan larutan non-elektrolit adalah Larutan C. Adapun elektrolit kuat merupakan senyawa yang terionisasi sempurna di dalam air, sehingga dapat Oleh karena banyaknya ion-ion penghantar listrik yang terbentuk, maka daya hantarnya juga kuat. Sedangkan elektrolit lemah merupakan senyawa yang terionisasi sebagian dalam air, sehingga daya hantarnya juga lemah, dan menghasilkan nyala lampu yang redup serta gelembung yang dihasilkan sedikit. Larutan Elektrolit kuat dalam tabel di atas diantaranya adalah A dan E Larutan Elektrolit lemah dalam tabel di atas diantaranya adalah B dan D Jadi, larutan yang termasuk larutan elektrolit adalah larutan A, B, D, E; larutan non-elektrolit adalah larutan C; larutan elektrolit kuat adalah larutan A dan E; serta larutan elektrolit lemah adalah larutan B dan D.